Sinar Matahari Pagi Bisa Menurunkan Kambuhnya Asma

Telah berubah menjadi rahasia umum bila cahaya matahari pagi dapat memberikannya kebaikan untuk kesehatan badan. Dengan berjemur serta nikmati cahaya matahari pagi, kita dapat mendapat banyak konsumsi vitamin D yang pasti akan baik untuk kesehatan badan kita. Namun, suatu riset terkini yang dijalankan oleh Tel Aviv University memaparkan suatu kenyataan menarik dimana cahaya matahari pagi juga memberikan kebaikan untuk mereka pasien asma. Bagaimana masalah ini dapat berlangsung?

Riset ini katakan bila seseorang pasien asma cukup rajin nikmati cahaya matahari pagi, karena itu dampak buat mendapat asmanya kumat juga condong mengalami penurunan dengan relevan. Kandungan vitamin D yang dapat diperoleh dari nikmati cahaya matahari pagi dipercayai dapat bikin serangan asma dapat dihindari dengan baik, bahkan juga, dampak serangannya dapat mengalami penurunan sampai 25 %. Masalah ini bermakna pasien asma tidak akan gampang terserang serangan asma yang dapat membut metode pernafasannya terusik.

Waktu kita berjemur serta nikmati cahaya matahari pagi, karena itu badan dengan efisien mengolah vitamin D serta bikin kandungan vitamin ini dalam badan bertambah. Vitamin D sendiri nyata-nyatanya dapat memberikannya resiko imunomodulator yang begitu baik dalam soal kurangi dampak kambuhnya serangan asma. Satu diantaranya pengamat dari Tel Aviv University; Ronit Confino-Cohen, bahkan juga menanggung bila pasien asma dapat kian mendapat kualitas hidup yang lebih baik bila lakukan terapi nikmati cahaya matahari ini pagi.

Beliau menjelaskan bila waktu terunggul buat nikmati cahaya matahari pagi supaya dapat bikin dampak serangan asma mengalami penurunan dengan relevan merupakan pada saat jam 6 sampai 7 pagi, waktu dimana matahari tengah merasa hangat serta nyaman serta dibarengi dengan udara yang condong masih fresh. Dengan teratur lakukan masalah ini tiap-tiap hari, karena itu asma juga tidak gampang hadir menyerang.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *